Mahasiswa Universitas Pertamina Kunjungi LEMIGAS, Dalami Riset dan Teknologi Migas Modern

10 February 2026

Jakarta, 10 Februari 2026 — Sebanyak 40 mahasiswa Universitas Pertamina dari berbagai program studi melakukan kunjungan edukatif ke Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi “LEMIGAS”. Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai berbagai disiplin di sektor energi, termasuk reservoir simulation, production engineering, serta pemanfaatan teknologi laboratorium modern dalam mendukung riset dan pengujian migas.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mendapatkan pemaparan dari Bapak Yohannes B. D. Wangge selaku Koordinator Pengujian Eksploitasi Migas. Ia menjelaskan bahwa LEMIGAS berdiri sejak 11 Juni 1965 dan terus berkembang sebagai pusat pengujian minyak dan gas di Indonesia. Mahasiswa juga memperoleh gambaran mengenai peran laboratorium dalam mendukung kegiatan riset, pengujian, serta pengembangan teknologi di sektor migas.

Pada sesi laboratorium peralatan, mahasiswa diperkenalkan pada perangkat-perangkat pengujian yang digunakan untuk pengujian lumpur dan semen, sekaligus memahami alur kerja pengujian dalam lingkungan laboratorium. Selain aspek teknis, mahasiswa turut mendapatkan gambaran mengenai jalur karier di bidang perminyakan, termasuk peluang berkarier melalui jalur profesional industri maupun Aparatur Sipil Negara (ASN).

Perwakilan peserta, Raditya Damas selaku mahasiswa Pertamina, menyampaikan apresiasi atas kesempatan belajar langsung di LEMIGAS. Ia menilai kunjungan ini memberikan pengalaman penting karena mahasiswa dapat melihat secara nyata penerapan teknologi dan riset yang relevan dengan kebutuhan industri energi.

Hal serupa disampaikan oleh Akbar Andista selaku mahasiswa Pertamina, yang mengungkapkan rasa terima kasih atas materi dan pengetahuan yang diberikan. Menurutnya, kunjungan ini membantu mahasiswa memperluas perspektif mengenai dunia kerja dan pengembangan kompetensi di sektor minyak dan gas.

Diskusi semakin mendalam ketika Bapak Dadan Damayandri selaku Ketua Kelompok Peningkatan Pengurasan memberikan pengenalan mengenai Enhanced Oil Recovery (EOR). Dalam pemaparannya, ia menjelaskan komponen-komponen penting dalam EOR beserta penjelasan teknis yang relevan. Sesi ini dilanjutkan dengan tanya jawab interaktif dari mahasiswa, di antaranya Aji, Eginelarohma, Barbara, dan Akbar, yang aktif menggali pengetahuan lebih lanjut.

Kunjungan ditutup dengan pemaparan dari Bapak David Marasi Tambunan selaku Kepala Kepegawaian, yang menjelaskan transformasi LEMIGAS dari lembaga di bawah kementerian hingga menjadi balai pengujian yang berfokus pada riset dan teknologi migas.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Pertamina memperoleh pengalaman langsung yang memperkaya pemahaman mengenai industri minyak dan gas, sekaligus memberikan gambaran konkret tentang praktik laboratorium dan riset teknologi di sektor energi.

Anda Memiliki Pertanyaan Lain Tentang LEMIGAS ?

Hubungi Kami