LEMIGAS Dorong Penyusunan Pedoman ESG Subsektor Minyak dan Gas Bumi melalui Focus Group Discussion

05 August 2026
LEMIGAS Dorong Penyusunan Pedoman ESG Subsektor Minyak dan Gas Bumi melalui Focus Group Discussion

Tangerang, 04 Agustus 2026 — LEMIGAS menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “ESG Migas: Praktik Implementasi dan Materiality Assessment sebagai Dasar Penyusunan Pedoman ESG Subsektor Minyak dan Gas Bumi” yang diselenggarakan di Episode Hotel Gading Serpong.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk membahas penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance atau ESG dalam kegiatan usaha minyak dan gas bumi. Pembahasan difokuskan pada praktik implementasi ESG, proses identifikasi isu material, serta penyusunan kerangka penilaian yang dapat digunakan sebagai dasar dalam merumuskan pedoman ESG untuk subsektor minyak dan gas bumi.

Dalam pelaksanaannya, peserta FGD bertukar pandangan dan pengalaman mengenai berbagai aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang relevan dengan karakteristik industri migas. Diskusi juga mencakup kebutuhan penyelarasan antara kebijakan, proses operasional, pengelolaan risiko, pelaporan keberlanjutan, dan target kinerja perusahaan.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah pembahasan mengenai materiality assessment. Penilaian tersebut digunakan untuk menentukan isu ESG yang memiliki tingkat kepentingan dan dampak paling besar terhadap kegiatan organisasi, pemangku kepentingan, lingkungan, serta keberlanjutan industri.

Melalui proses tersebut, pedoman ESG yang disusun diharapkan memiliki indikator yang relevan, terukur, dan dapat diterapkan sesuai kondisi subsektor minyak dan gas bumi di Indonesia. Pedoman ini juga diharapkan dapat membantu badan usaha dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi kegiatan operasional.

Keterlibatan LEMIGAS dalam forum ini merupakan bagian dari dukungan terhadap penguatan tata kelola industri migas yang bertanggung jawab. Dengan kompetensi di bidang penelitian, pengujian, teknologi, dan pelayanan teknis migas, LEMIGAS berperan dalam memberikan masukan teknis serta perspektif berbasis data untuk mendukung perumusan kebijakan dan standar yang aplikatif.

FGD ini sekaligus menjadi sarana untuk menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi antara pemerintah, badan usaha, tenaga ahli, akademisi, dan pihak terkait diperlukan agar pedoman ESG dapat mengakomodasi kebutuhan industri, perkembangan regulasi, tuntutan transparansi, serta upaya pengelolaan dampak lingkungan dan sosial.

Melalui penyusunan pedoman ESG subsektor minyak dan gas bumi, diharapkan tercipta acuan bersama yang mampu meningkatkan konsistensi implementasi, kualitas pelaporan, akuntabilitas, serta pengelolaan risiko keberlanjutan di lingkungan industri migas nasional.

LEMIGAS berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan industri minyak dan gas bumi yang andal, efisien, berwawasan lingkungan, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan pembangunan nasional.

Anda Memiliki Pertanyaan Lain Tentang LEMIGAS ?

Hubungi Kami