Kunjungan Dewan Komisaris Pertamina Hulu Rokan dan Monitoring Progres Pegiatan analisis laboratorium Sumur Migas Non-konvensional
10 July 2024
Cekungan Sumatra Tengah merupakan cekungan yang paling prolific dalam menghasilkan hidrokarbon di Indonesia, khususnya hidrokarbon tipe minyak. Formasi Brown Shale merupakan batuan induk di cekungan ini. Saat ini sudah dua sumur migas non konvensional (MNK) dengan target formasi brown shale ditajak di sub-cekungan North Aman, yaitu sumur Gulamo DET-01 dan Sumur Kelok DET-01. Sumur Gulamo DET-01 ditajak pada bulan Juli - Oktober 2023, kemudian Sumur Kelok DET-01 ditajak pada bulan Maret - awal Mei 2024. Analisis laboratorium untuk kedua sumur ini dilakukan di LEMIGAS.
Kedatangam Dewan Komisaris PHR pada tanggal 3 juli 2024 untuk melihat proses pengerjaan analisis laboratorium dari sumur Gulamo DET-01 dan melihat persiapan analisis laboratorium Sumur Kelok DET-01. Dilakukan juga diskusi teknis hasil analisis laboratorium sumur Gulamo DET-01 antara Dewan Komisaris Pertamina Hulu Rokan dengan tim teknis dari PHR - Lemigas. Diskusi ini bertujuan untuk mendapatkan strategi utama fracturing atau perekahan terbaik yang akan dilakukan pda target MNK melalui Sumur Gulamo DET-01 dan sumur Kelok DET-01.
Berita Lainnya
Selain Hemat Subsidi dan Impor LPG, Penggunaan Gas Mampu Tekan Emisi
Uji Penggunaan Bahan Bakar B40 Pada Sektor Non Otomotif
Buka IPA Convex 2025, Presiden Prabowo: Sektor Energi Masih Menarik
LEMIGAS Selenggarakan Seminar dan Workshop “Rheology in Flow Assurance of Crude Oil”
IPA CONVEX 2023: Pemerintah Optimistis Industri Hulu Migas Mampu Menjawab Tantangan Peningkatan Konsumsi Energi dan Perubahan Iklim