web statistics BBPMGB "LEMIGAS" - Kementerian ESDM RI
Minggu, 02 - 10 - 2022 Email ESDM
Bimbingan Teknis Sertifikasi SNI Sukarela LSPro Hilir Migas bersama Badan Standardisasi Nasional
administrator   Berita   Create Time: 30-06-2022

Bimbingan Teknis Sertifikasi SNI Sukarela LSPro Hilir Migas bersama Badan Standardisasi Nasional

Bimbingan teknis tersebut diadakan dalam rangka menambah pengetahuan sekaligus ajang diskusi terkait penyelesaian masalah yang selama ini terjadi di ranah sertifikasi produk.

Materi Bimbingan Teknis disampaikan oleh narasumber dari Direktorat Sistem Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Setelah dimulai dengan pembacaan safety briefing, Cahyo Setyo Wibowo selaku Koordinator KP3T Aplikasi Produk menyampaikan sambutan serta audiensi mengenai jasa layanan yang ditawarkan oleh KP3T tersebut.

Agenda dilanjutkan dengan materi pertama yang disampaikan oleh Muti Sophira Hilman, Direktorat Sistem Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian Badan Standardisasi Nasional (BSN). Beliau menyampaikan hal terkait Pengembangan Skema Penilaian Kesesuaian dan penunjukan LSPro oleh BSN sebagai lembaga penilaian kesesuaian produk dengan SNI.

“Dalam penyusunan skema, sebaiknya penilaian kesesuaian mampu memperhatikan beberapa aspek mencakup karakteristik dan resiko, infrastruktur, mekanisme dan sistem pengawasan, kemampuan pelaku usaha, beberapa perjanjian, biaya dan beberapa hal lain,” jelas Muti pada salah satu sub materi dalam paparannya.

Terkait dengan pengajuan skema sertifikasi oleh LSPro, saat ini BSN masih dalam proses harmonisasi terkait dengan alur pengajuan skema yang dimaksud. Di mana nantinya jika sudah disahkan, maka dalam penyusunan skema sertifikasi, LSPro dapat mengajukan skema yang digunakan untuk dapat dibahas kembali secara bersama dengan para stakeholder terkait agar seragam.

Materi kedua disampaikan oleh Syaiful selaku Koordinator Pengendalian Penerapan Standard an Penilaian Kesesuaian, Direktorat Sistem Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian, BSN. Beliau menyampaikan tentang Proses Penerbitan SPPT SNI dan masa transisi SNI.

Proses Penerbitan SPPT SNI dilakukan dengan Aplikasi bangbeni.bsn.go.id. “Hal yang perlu diinput dalam aplikasi tersebut yaitu data perusahaan dalam Manajemen Perusahaan. Selanjutnya, lengkapi data produk dalam Manajemen Sertifikat. Perlu diperhatikan bahwa setiap data yang diinput harus sesuai dengan Sertifikat Kesesuaian yang diterbitkan oleh LSPro,” ungkap Syaiful.

Ada beberapa kondisi yang menyebabkan LSPro dicabut. Salah satu penyebabnya dikarenakan tidak memiliki laboratorium uji. Berbeda dengan LSPro LEMIGAS, LSPro LEMIGAS memiliki laboratorium uji sehingga dapat terus menjalankan tugas dan fungsinya sebagai lembaga sertifikasi produk untuk di bidang minyak dan gas bumi.

Agenda bimbingan teknis diakhiri dengan diskusi serta foto bersama para peserta dengan pemateri. Ke depannya, bimbingan teknis ini akan hadir kembali dengan agenda tema yang berbeda namun masih di bidang yang sama. (WP)